Tanda Asam Lambung Naik & Cara Menurunkannya

Kenali Tanda Asam Lambung Naik dan cara mengatasinya di sini! Ketika asam lambung naik, jaringan dinding kerongkongan dan mulut akan teriritasi oleh asam lambung.

Berikut ini adalah beberapa penyebab asam lambung naik karena kebiasaan yang salah, seperti :

  • Merokok
  • Berbaring segera setelah makan, terutama setelah makan dalam porsi besar
  • Konsumsi obat-obatan tertentu seperti aspirin dalam jangka waktu panjang
  • Ngemil sebelum tidur
  • Rutin mengonsumsi minuman beralkohol, soda, teh, atau kopi
  • Mengonsumsi makanan pemicu seperti sajian berlemak atau hidangan yang digoreng

Selain itu, kondisi medis seperti obesitas, kehamilan, hernia hiatal (penonjolan bagian atas lambung hingga ke diafragma), atau penurunan kecepatan pengosongan lambung menjadi faktor risiko yang dapat meningkatkan peluangmu terkena GERD.

Berikut ini adalah gejala-gejala yang paling umum dialami oleh penderita penyakit asam lambung:

  • Refluks asam lambung atau regurgitasi. Asam di dalam perut akan kembali ke kerongkongan dan juga mulut sehingga muncul rasa asam dan pahit.
  • Sensasi terbakar di dada atau nyeri ulu hati. Kondisi ini dirasakan pada tulang dada akibat asam lambung yang naik ke esofagus. Rasa nyeri akan terasa lebih kuat setelah makan dan saat membungkuk.

Selain gejala di atas, ada juga beberapa gejala lain yang mungkin dialami, di antaranya:

  • Merasa seakan-akan ada sesuatu yang mengganjal di kerongkongan saat menelan.
  • Laringitis (peradangan pada laring atau pita suara yang menyebabkan tenggorokan sakit dan suara menjadi parau).
  • Batuk kering tanpa henti, terutama di malam hari.
  • Sakit dada.
  • Mengi.
  • Kesulitan dan nyeri saat menelan.
  • Gigi menjadi rusak.
  • Kembung dan bersendawa.
  • Bau napas tidak sedap.
  • Peningkatan jumlah air liur secara tiba-tiba.

Begini Cara Mengobati Tanda Asam Lambung Naik

Saat asam lambung naik, obat bebas seperti antasida untuk menetralkan asam lambung dapat dikonsumsi. Namun obat ini bukan ditujukan untuk menyembuhkan peradangan pada esofagus. Penggunaan yang berlebihan juga dapat menyebabkan efek samping berupa diare hingga gangguan ginjal.

Perubahan gaya hidup merupakan salah satu upaya terbaik mengurangi keluhan refluks asam lambung seperti:

  • Makan dalam porsi kecil
  • Beri jarak antara makan terakhir dan waktu tidur paling sedikit 3 jam
  • Gunakan pakaian longgar terutama yang ketat di bagian perut
  • Duduk dalam posisi tegak
  • Menurunkan Berat Badan
  • Berhenti Meroko
  • Konsumsi Habbatussauda

Habbatussauda telah diresepkan oleh Nabi Muhammad SAW, sesuai dengan Hadits yakni sabda beliau: “ Sesungguhnya habbatusauda` ini merupakan obat dari semua penyakit, kecuali dari penyakit as-samu”. Aku (yakni`Aisyah radhiallahu ‘anha) bertanya: “Apakah as-samu itu?” Beliau menjawab: “Kematian.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Namun mengkonsumsi Habbatussauda ini perlu konsultasi dengan Dokter, karena habbatusauda murni (Baik minyak maupun serbuk) memiliki sifat ‘panas’ bagi perut.

Bagaimana cara mengatasi Tanda Asam Lambung Naik dengan Habbatussauda secara aman?

Dengan kemajuan teknologi saat ini PT. Habbatussauda International menciptakan terobosan baru Habbatusauda yang  di olah menjadi Minuman yang disebut “Habbats Drink”

Apa itu Habbats Drink?

Habbats Drink merupakan solusi bagi anda yang ingin Mengatasi sakit maag tapi tidak bisa mengkonsumsi Habbatussauda secara langsung. Terbuat dari 5 bahan berkhasiat dengan kualitas terbaik yaitu; Habbatussauda, Madu, Gula Aren, Biji Wijen dan Krimer Nabati. Dengan rasa yang tidak kalah saing dengan Coffee mix Habbats Drink ini merupakan pilihan yang tepat. kenapa? karna selain enak Habbats Drink ini sangat banyak khasiatnya.

Ingin mengatasi Sakit Maag dengan cara nikmat?

yuk klik link dibawah ini untuk info Harga dan cara pemesanan Habbats Drink!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *